Cara Mendeteksi Kebohongan Anak

Diposting oleh Unknown on Minggu, 02 Februari 2014

cara mendeteksi kebohongan anak
Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mengawasi perkembangan dan pertumbuhan anak. Agar dapat dilakukan dengan baik, banyak cara untuk melakukannya.

Salah satu cara yang cukup mudah yakni, dengan mengamati ekspresi wajah serta bahasa tubuh dan anak. Hal ini, membuat orang tua dapat lebih mengetahui anak lebih dekat dan cepat.

Psikolog Retno Lelyani mengungkapkan, mikro ekspresi yaitu ekspresi wajah yang datar dan hanya berlangsung selama sepersekan puluh detik.

Reaksi semacam itu, tampak di wajah secara cepat setelah terjadinya peristiwa yang membangkitkan emosi dan sulit untuk disembunyikan rapat-rapat.

Menurut dia, tak ada satu pun orang tua yang menginginkan anaknya melakukan hal yang tak di inginkan. Orang tua, kata dia, akan melakukan berhagai cara agar dapat mengawasi dan mengetahui apa yang sedang dilakukan buah hatinya di luar rumah.

"1/25 sampai 25 detik yang bisa mengungkapkan emosi yang sebenamya dirasakan seseorang terutama anak-anak. Secepatnya itu orang tua dapat mengetahui bohong atau tidaknya anak," ungkap psikolog dari Rumah Cinta, Retno Lelyani kepada Radar Bogor, kemarin.

Lebih lanjut is mengatakan, orang tua harus lebih sering berbicara atau melihat wajah anak sehingga akan lebih mudah membaca ekspirsinya. "Tidak perlu bongkar tas, HP, maupun kamar, tapi cukup lihat ekspresi wajah saja," ungkap Retno.

Memahami anak melalui ekspresi wajah sangat bermanfaat ketika anak memasuki masa remaja. "Orang tua dapat beri perhatian kepada anak," tuturnya saat menghadiri seminar parenting oleh komunitas QAPC.

Hal lain yang dapat dilakukan orang tea untuk mengawasi wajah. jugs dengan bahasa tubuh. Dua hal in i sedikit berbeda tapi saling mendukung. "Bahasa tubuh anak bisa juga dijadikan 'CCTV' orang tua," pungkasnya.

Sumber Radar Bogor
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar