![]() |
| gejala awal kanker serviks, gejala Kanker payudara, gejala Kanker nasofaring, gejala kangker, |
Penyakit yang
ditemukan pada 2008 ini telah membawa kematian bagi 7,8 juta dan merusak hidup
12,7 penduduk dunia. Patut untuk di waspadai diantaranya dengan mengetahu apa
saja gejalanya dengan mengetahui gejalanya sedini mungkin bisa di bawa secepatnya
ke dokter, peluang kanker bisa dikendalikan semakin besar.
Beberapa laporan
pengendalian kanker dari negara maju membuktikan, gejala dan deteksi dini
meningkatkan jumlah kasus yang berhasil ditemukan dalam stadium dini. Angka ini
sekaligus meningkatkan kasus kanker yang berhasil ditangani.
Hal senada
dikatakan Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Cz Heriawan Sujono,
pada konferensi pers World Cancer Day pada Senin (3/2/2014) kemarin di Jakarta.
"Data kami
menunjukkan, pengetahuan gejala dan deteksi dini telah meningkatkan jumlah
kanker yang bisa diketahui pada stadium dini. Kanker payudara meningkat sebesar
34 persen, sementara pada kanker nasofaring, ada peningkatan sebesar 17 persen.
Seperti diketahui, keduanya merupakan kanker dengan jumlah penderita
terbesar," katanya.
Berikut gejala
dan deteksi dini empat jenis kanker yang banyak terjadi di Indonesia.
1. Kanker serviks
(mulut rahim)
Gejala klinis:
Pendarahan
setelah berhubungan seksual
Pendarahan selain
dalam siklus menstruasi
Pendarahan
setelah menopause
Keluar cairan
atau keputihan berlebih
Deteksi dini :
Pemeriksaan pap
smear atau IVA secara rutin (6-12 bulan sekali). Khusus untuk IVA yang
menggunakan asam asetat, masyarakat bisa melakukannya di bidan.
2. Kanker usus
besar (kolorektal)
Gejala klinis :
Pendarahan lewat
dubur dan gangguan buang air besar
Nyeri perut,
muntah-muntah, tidak nafsu makan, penurunan berat badan
Deteksi dini:
Melakukan
screening dengan cara:
Colok dubur
Tes darah pada
tinja
Sigmoidoskopi,
kolonoskopi
Barium enema
dengan kontras ganda
3. Kanker nasofaring
Gejala klinis
Telinga
berdengung dan terasa penuh pada satu sisi
Daya pendengaran
berkurang
Mimisan, ingus
bercampur darah, hidung terus tersumbat, pilek pada satu sisi, kelenjar getah
bening leher membesar, juling, penglihatan ganda
Deteksi dini:
Keluhan pada
telinga dan hidung tidak kunjung sembuh dengan pengobatan standar.
4. Kanker
payudara
Gejala klinis :
Benjolan pada
area payudara dan ketiak. Sekitar 80-90 persen benjolan berukuran 1 sentimeter
dapat teraba pasien
Tanda sekunder:
kulit di area payudara berkerut seperti jeruk, kemerahan, kulit atau puting
tertarik ke dalam
Keluar cairan
abnormal dari payudara
Ulserasi (luka)
Deteksi dini:
Sadari (periksa
payudara sendiri) secara rutin. Payudara ditelusuri dengan ujung jari rapat
sambil berdiri.
Gejala dan
deteksi dini terkait kanker tentu harus diketahui masyarakat. Pengetahuan
keduanya diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli
dan rutin memeriksakan tubuhnya. Gejala yang diketahui sejak awal akan
meningkatkan peluang pengendalian kanker.

{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar